Tangerang Selatan, KompasOtomotif – Memasuki pasar otomotif di Indonesia bukan hal yang mudah meski terlihat sangat besar. Ketika memutuskan untuk resmi masuk di Indonesia , ”merek Inggris rasa India” Royal Enfield harus mempunyai strategi yang tepat agar diterima.Arun Gopal, Head of International Bussiness Royal Enfield, dalam konferensi pers di Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di ICE, BSD City, Senin (24/8/2015), mengatakan bahwa perkembangan pengguna sepeda motor di dunia berbeda-beda di setiap negara.Saat memasuki pasar yang sudah eksis seperti Inggris, Perancis, Australia, hingga Amerika Serikat, kebanyakan pengguna sepeda motor memakainya untuk bersenang-senang.”Kalau di negara berkembang, kebanyakan adalah komuter yang menggunakan sepeda motor untuk keperluan sehari-hari. Ada juga orang yang sesekali menggunakan sepeda motornya untuk bersenang-senang, misalnya di akhir pekan dan touring dengan grup,” ujar Arun.Indonesia lanjut Arun, dianggap sebagai pasar yang gurih, tercatat sebagai yang terbesar di Asia Tenggara dan nomor tiga terbesar di dunia. Segera Royal Enfield membuka gerai di Jakarta, menggandeng PT Distributor Motor Indonesia.”Secara demografi, populasi di Indonesia 42 persennya pengguna sepeda motor berusia24-52 tahun. Kami hadir untuk mencari feedback, seperti apa impresi dari konsumen dan kami akan berusaha memenuhinya,” kata Arun.Royal Enfield menganggap ruang untuk sepeda motor model klasik masih sangat besar di Indonesia. Justru segmen ini mempunyai penggemar fanatik.
Pasal Sumber : http://otomotif.kompas.com/read/2015/08/24/144321215/Royal.Enfield.Masih.Meraba.Pasar.Motor.Indonesia
Terima kasih telah membaca artikel tentang
Royal Enfield Masih Meraba Pasar Motor Indonesia di blog
Nhilein jika anda ingin menyebar luaskan artikel ini di mohon untuk mencantumkan link sebagai Sumbernya, dan bila artikel ini bermanfaat silakan bookmark halaman ini diwebbroswer anda, dengan cara menekan Ctrl + D pada tombol keyboard anda.
Artikel terkait :
Bicara Tuan Rumah MotoGP, Bukan Hanya Soal SirkuitJakarta, KompasOtomotif – Sirkuit Internasional Sentul rencananya akan direnovasi secara … Read More...
Porsche Coba Bertahan Sekuat TenagaTangerang Selatan, KompasOtomotif – Nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) sem… Read More...
Royal Enfield Masih Meraba Pasar Motor IndonesiaTangerang Selatan, KompasOtomotif – Memasuki pasar otomotif di Indonesia bukan hal yang mudah m… Read More...
Kenali Perbedaan Fitur Trio Varian Honda BR-V
Jakarta, KompasOtomotif – Varian-varian yang akan ditawarkan PT Honda Prospect Motor (HPM) unt… Read More...
Rupa SUV Konsep Penerus Daihatsu TeriosTangerang Selatan, KompasOtomotif – Pada pameran otomotif tahun lalu, PT Astra Daihatsu Motor (… Read More...
Alasan Toyota Bikin Oli "Genuine” Gandeng Pertamina
Gresik, KompasOtomotif – Toyota Motor Corporation (TMC) Jepang memercayakan pengembangan dan p… Read More...
Asisten Pengunci Pintu Biar Penumpang Makin Aman
Jakarta, KompasOtomotif – Memakai produk aftermarket yang beredar di pasaran bisa ja… Read More...
Tukar Mobil Lama dengan Mobil Baru MitsubishiBanten, KompasOtomotif – Ada kabar baik bagi yang ingin membeli mobil baru, khususnya merek Mit… Read More...
Tak Ada Perlakuan Khusus buat Honda Mobilio TaksiJakarta, KompasOtomotif - Honda Mobilio sudah resmi menjadi unit baru dari Blue Bird Group dan … Read More...
Renovasi Sentul Picu Pertumbuhan Sektor Pendukung Balap Nasional
Jakarta, KompasOtomotif – Renovasi Sirkuit Sentul sesuai spesifikasi federasi balap internasio… Read More...
Kata Share | Mas Sehat | Ston SEO Responsif Blogger Template
Suka artikel ini? Bagikan :